Definisi Kewirausahaan


KEWIRAUSAHAAN

Perkembangan Teori Dan Istilah Entrepreneur adalah sebagai berikut :

 Asal kata Entrepreur dari bahasa Perancis berarti between taker atau go between.
 Abad pertengahan: berarti aktor atau orang yang bertanggung jawab dalam proyek produksi berskala besar.
 Abad 17 diartikan sebagai orang yang menanggung resiko untung-rugi dalam mengadakan kontrak pekerjaan dengan pemerintah dengan menggunakan fixed price.
 Richard Cantillon (Tahun 1775), Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian.
 Jean Babtista Say (1816), Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.
 Frank Knight (1921), Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang wirausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.
 Joseph Scumpeter (1934), Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan didalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, (2) memperkenalkan metode produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Scumpeter mengaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengaitkannya dengan kombinasi sumber daya. Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi atau mengolah bahan baku baru.
 Penrose (1963), Kegiatan kewirausahaan mencakup identifikasi peluang-peluang didalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
 Harvey Leibenstein (1968, 1979), Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
 Israel Kirzner (1979), Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.
 Entrepreneurship Center at Miami University Of Ohio, Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkan dan membawa visi kedalam kehidupan. Visi tersebut bisa beruapa ide inovasi, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
 Peter F. Drucker (1964), Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausaha adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.
 Zimmerer, Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).
 Robin, Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang/kesempatan untuk memenuhi kebutuhan/keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan.
 Bedeau (1797), Wirausaha sebagai orang yang menanggung resiko, yang merencanakan, supervisi, mengorganisasi dan memiliki.
 Francis Walker (1876), Membedakan antara orang yang menyediakan modal dan menerima bunga, dengan orang yang menerima keuntungan karena keberhasilannya memimpin usaha.
 David Mc Clellland (1961), Entrepreneur adalah seorang yang energik dan membatasi resiko.
 Albert Shapero (1975), Seorang yang memiliki inisiatif, mengorganisir mekanis sosial dan ekonomi dan menerima resiko kegagalan.
 Karl Vesta (1980), Seorang entrepreneur berbeda dengan seorang ahli ekonomi, psychologist, business persons dan politicians.
 Giffrord Pinchot (1983), Intrapreneur adalah seorang entrepreneur dari dalam organisasi yang sudah ada/organisasi yang sedang berjalan.
 Robert Hisrich (1985), Entrepreneur adalah merupakan proses menciptakan sesuatu yang berbeda dengan mengabdikan seluruh waktu dan tenaganya disertai dengan menanggung resiko keuangan, kejiwaan, sosial dan menerima balas jasa dalam bentuk uang dan kepuasan pribadinya.
 Savary (1723), Dalam bukunya ‘Kamus Dagang’, Entrepreneur ialah orang yang membeli barang dengan harga pasti, meskipun orang itu belum tahu dengan harga berapakah barang (guna ekonomi) itu akan dijual kemudian.

Alma, Prof. Dr. Buchari, 2007, Kewirausahaan, Alfabeta, Bandung

Tentang fikaristiany

Oi(orang indonesia) I just want to be my self... Easy going open minded friendly humble and many more...
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s