BINGKAI KASIH MAMA


Ingat lah..bahwa sekiranya kita merasa kurang bernasib baik,ada yang lebih kurang bernasib baik dari kita…

BINGKAI KASIH MAMA

Ma…Terlalu bosan rasanya menghitung hari..
Dah sepuluh tahun lebih mama pergi
Rasanya baru semalam mama peluk aku
Sejuk dan syahdu masih terasa

Mama tau gak..itulah pertama kali
Mama peluk anak mama yang nakal ini
Sejak aku beranjak dewasa…
Dan itu juga terakhir kalinya

Ehmmmm…rupanya Mama tau
Mama akan pergi jauh
Akan meninggalkan anak-anak Mama
Meninggalkan dunia yang fana ini
Seolah-olah Mama memang sudah bersiap sedia

Seminggu sebelum itu…
Mama menganyam tikar
Sampai pagi Mama menganyamnya
Tanpa rasa mengantuk..
Tanpa rasa lelah

Kakakpun merasa heran
Mama gak pernah seperti itu sebelumnya
Setelah itu Mama menyalakan radio disamping Mama
Tapi Mama seakan gak menyadarinya
Bahwa siaran radio itu gemerisik gak karuan
Tapi Mama gak peduli dan terus menganyam

Rupanya tikar yang telah Mama siapkan itu
Digunakan untuk mengiringi Mama ke kuburan

Sebelumnya Mama menyapu sampah sekeliling rumah, bersih…
Sebelumnya Mama jemur karpet-karpet
Sebelumnya Mama ubah posisi sofa keruangan lain
Mama biarkan ruangan tamu kosong melompong

Gak taunya diruangan itulah jenazah Mama disemayamkan
Yang paling menarik sekali, sebelumnya…
Mama kasih tau dimana semua uang dan perhiasan Mama disimpan
Ada didalam lemari..
Ada didalam tas
Ada didalam beberapa ATM
Ada juga didalam tabungan haji
Yang Mama pernah bilang kalo belum cukup lagi untuk berhaji
Ada juga yang dibawah tempat tidur ..
Waktu itu Mama tau ga,kita semua sempat tertawa

Mama bilang ini sebuah wasiat
Dan Mama sempat tersenyum
Ehmmm..bahagianya saat itu..

Ma…
Hari itu hari Selasa,17/11/1998 pukul 9 pagi
Tiba-tiba Mama sakit perut
Ketika kami sampai dirumah
Mama udah kesakitan
Kakak dan saudara-saudara udah merayu
Tapi Mama tetap gak mau ke rumah sakit
Tinggal aku saja yang belum merayu
Mama bilang gak mau menginap diRumah Sakit
Nanti diRumah Sakit ada dokter..ada obat untuk Mama
Aku coba merayu…
Kalo dirumah kita hanya bisa mengoles minyak angin
Mama tetap keras kepala..Mama memang nakal..

Gak salah lagi ,anak Mama yang satu inipun mengikuti sifat Mama itu
Tapi akhirnya..ketika keadaan Mama semakin parah..
Kami sepakat memaksa Mama untuk dibawa kerumah sakit

Ma…ampuni kami semua..
Kita mau Mama sembuh dan sehat sediakala
Kita sayang Mama..
Kita gak mau Mama sakit
Kita terpaksa juga memaksa Mama..
Maafkan Kami ya Ma…

Ma..malam itu kakak bawa Mama keRumah Sakit
Pertama dan terakhir kali
Mama naik mobil baru kita..
Masih terbayang betapa ceria dan gembiranya Mama
Ketika kita bilang akan membeli mobil baru..
Dan Mama terus-terusan bertanya..
Apa cukup duit tabungan kita
Dan kita jawab.InsyaAllah cukup..
Kalaupun gak cukup,Mama kan banyak duit..
Lagi-lagi Mama hanya tersenyum..
Dan ketika mobil baru kita diantar kerumah
Mama buat kenduri,syukuran..

Dan kita ingat lagi..
Ketika aku sempat kecelakaan dengan mobil baru itu
Aku takut banget,dan aku meminta kakak untuk merahasiakannya
Jangan sampai Mama tau..
Terburu-buru aku masukkan mobil kedalam garasi
Tapi Mama sempat curiga dan bertanya
Kenapa bumper depan penyok
Dan dengan santainya kita menjawab
Kalau gak sengaja menabrak pot bunga depan pagar rumah
Ma…tujuan kita berbohong,supaya Mama gak cemas..
Maafkan kita Ma..karena sampai Mama pergi kita gak sempat
Menceritakan yang sebenarnya
Ma..kita berbohong kan Ma?? Maafkan kita Ma..

Ma..
Jam 11.10 siang 17/11/1998
Ketika diRumah Sakit…
Perawat sedang membalut tubuh Mama dengan kain kafan putih
Mama pasti melihat saat kita semua jatuh terduduk dilantai…

Mama pasti melihat,saat kakak cium kening Mama
Mama pasti melihat saat Papa baca do’a untuk Mama
Mama pasti melihat saat adik menangis tersedu disudut ruangan
Mama pasti melihatnya kan???

Mama tau gak..
Siang itu sekembalinya dari Rumah Sakit
Kita mengendarai mobil dalam keadaan setengah sadar
Adik disebelahku diam seribu bahasa bermain dengan perasaannya
Kenangan bersama Mama berputar dalam kepala ini
Jalan didepan terasa semakin kelam..
Dan air mata jatuh gak bisa ditahan…
Saat itu seandainya terjadi lagi kecelakaan,kita rela Ma..
Namun Alhamdulillah kita sampai juga dirumah dengan selamat

Sebab..siang itu jalanan lengang…kosong…sekosong hati ini..
Sepanjang jalan terasa sunyi..sehampa hati ini…
Suasananya terasa syahdu…sayu…

Ma…
Kita masih ingat..kita baca Al-Qur’an disisi Mama
Jam 11.30 pagi Mama dimandikan..
Anak dan keponakan Mama yang memangku Mama
Saat Mama dimandikan…
Mama pasti merasakan betapa lembutnya kita menggosok seluruh tubuh Mama

Ma..kita gosok kaki Mama perlahan-lahan..
Mama terasa gak??
Tante yang juga memandikan Mama membujuk kita
“Nak…jangan menangis..kalau sayang Mama jangan menangis..Jangan sedih ya..”
Ketika tante berkata begitu,semakin deras air mata ini …

Ma…sampai ini dulu aku tulis surat ini..
Aku menangis Ma…
Ini didalam kamar…baru jam 3.00 pagi
Belum ada orang yang terbangun…
Aku dengar sayup-sayup lagu Bunda-Melly Goeslaw
Aku sedih…Aku kangen banget sama Mama…
Tapi gak apa-apalah…itu wajar…
Nanti selesai solat subuh ,Aku baca yassin untuk Mama…
Mama tunggu ya…

Ma…
Sebelum muka Mama ditutup untuk selamanya…
Semua anak Mama mengelilingi Mama
Menatap wajah Mama untuk trerakhir kalinya…
Semua orang berkata,Mama tersenyum dan tenang menghadapNya
Mama terasa gak,saat kita sentuh kening Mama,rasanya dingin sekali..
Kita gak mampu untuk mencium Mama…Kita gak berdaya Ma…

Kita tuliskan kalimat tauhid didahi Mama dengan air mawar
Lagi-lagi air mata jatuh tak tertahankan…
Mama pasti ingat kan anak Mama yang satu ini yang jadi imam
Solat jenazah untuk Mama…tapi akhirnya kita suruh pak Kyai bacakan do’a
Untuk Mama karena kita tak kuasa menahan haru dan sesak didada

Jam 12 tengah hari,Mama diusung keluar rumah..
Kakak terkulai dalam pelukan tante
Badan Kakak terasa panas…
Ma…anak Mama yang satu itu demam tinggi
Mama tau…Cuma kakak seorang saja yang gak ikut mengiringi Mama ke makam
Ketanah perkuburan…keperistirahatan terakhir Mama…

Ma…
Hari-hari kulalui tanpa keberadaan Mama lagi..
Begitu terasa kehilangan Ma…
Bisa dibilang hampir setiap malam
Anak Mama ini berendam air mata…
Dan sampai dalam suatu hari..
Saat itu kamis malam…
Setelah kita dan kawan-kawan baca yassin untuk Mama
Entah kenapa,kita keluarkan album foto kenangan tentang kita
Aku dan Mama…
Dan semakin lama aku menatapnya,semakin terasa sayu…
Tangisan tak dapat dibendung…
Mama tau…kita coba bertahan..
Merayu,membujuk diri sendiri untuk ikhlas…untuk ridho..
Tapi terasa berat dan seperti tak rela…
Kita ingin menelepon Mama…Kita ingin berbincang dengan Mama
Dan Kakak berkata”gak baik terus menangis dan bersedih…berdo’a saja
Untuk Mama…Kalau bersedih terus,Mamapun akan bersedih di alam sana”
Meskipun akhirnya kakak juga ikut menangis,terharu…
Dan aku yakin…Mama melihat kita..
Sebab kata orang roh orang yang sudah meninggal akan datang tiap malam jum’at
Untuk mengharap do’a dari anak-anaknya…

Ma..Mama tau gak??Saat rasa kangen menusuk hingga ke ulu hati…
Rasanya sakit banget Ma…menusuk-nusuk sehingga terasa sakit didalam dada ini..
Sampai sekarang..ketika kerinduan itu menjelma…hanya do’a yang mampu kita berikan Ma…

Ma…cukup sampai disini dulu ya…
Kakak udah mengetuk pintu kamarku…
Sebentar lagi kita akan menjalankan solat subuh dimasjid..

Awalnya,aku gak tau harus disimpan dimana surat ini…
Curahan hati seorang sahabat yang gak jauh beda seperti yang kualami…
Kehilangan sosok yang paling dicintai,Mama…
Tapi gak apa-apa ya sobat…Aku kasih orang lain baca…
Temen-temen aku…Sahabat-sahabatku…Dan orang-orang diseluruh muka bumi ini

Akhir kata,untuk Mama,I LOVE YOU SO MUCH…dan jutaan terima kasih
Karena membesarkan aku…memberi seluruh kasih sayang dari kecil sampai aku masuk sekolah…sampai kuliah…sampai aku bisa naik peawat terbang…dan bisa merasakan pengalaman diluar negeri…
Sampai akhir hayat ini jasa Mama gak akan pernah mampu kita balas…

Sekian terima kasih (Dedicated to My Mom in Paradise)
Dari anak Mama yang beranjak dewasa…Fika.Ristiany (Ririn)

-Hargailah keberadaan Mama sebelum kita benar-benar merasa kehilangannya
-Hargailah segala pengorbanan seorang Mama
-Renungilah luahan hati seseorang yang telah ditinggalkan Mamanya dan kalian akan mengerti….

Tentang fikaristiany

Oi(orang indonesia) I just want to be my self... Easy going open minded friendly humble and many more...
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s